Minggu, 30 Juni 2013

Langsing & Sehat Ala AVAIL GREEN FIT



AGF  ( AVAIL GREEN FIT ) 


Keistimewaan :
- 100% bahan alami dari serat gandum + mix fruit
- Mudah untuk diminum, nikmat segar bagaikan jus anggur hijau , menyehatkan
- Tidak menyebabkan sakit perut
- Tidak menyebabkan diare,reaksi 6-8 jam sesudah minum GreenFit akan terasa buang air besar dengan lancar
- Tidak mengandung perasa, pewarna, pengawet, dan gula buatan

Manfaat :
- Meningkatkan fungsi sistem pencernaan
- Meningkatkan metabolisme tubuh- Melembutkan feses/tinja & meningkatkan pergerakan usus
- Meningkatkan bakteri baik dalam usus
- Mencegah & membantu mengatasi maag serta radang saluran usus
- Mencegah & membantu mengatasi sembelit dan wasir/ambeien- Membantu mengatur berat badan
- Mencegah Obesitas
- Menjaga kadar kolesterol & gula darah
- Sebagai Antioksidan, merawat kesegaran kulit

Prinsip green fit sama seperti food combining,
menstabilkan berat badan,menstabilkan metabolisme tubuh
yang kurang BB bisa bertambah dan yang kelebihan BB bisa berkurang,
karena ternyata tindak balas untuk orang gemuk (yang lingkar pinggangnya lebih dari 80 cm (utk wanita) dan lebih dari 90 cm (utk pria) berbeda dengan tindak balas dengan mereka yang linggar pinggangnya kurang dari 80 cm utk wanita, dan kurang dari 90 cm utk pria.


Mengocok green fit dengan shaker HARUS AIR BIASA YA...
bukan air dingin bukan air panas..
karena begitu kena air dingin, atau air panas, serbuknya akan berubah menjadi jelly.. mengocoknya juga jangan sampai jadi jelly.
Kalau mengocok terlalu kuat/ lama, dia akan jadi jelly.
Dan itu malah tidak baik utk detoks.
10 kali kocokan ringan, hingga seluruh serbuk larut, SEGERA minum.
Begitu sampai usus, dia berubah menjadi jelly, spirulina-nya akan menarik lemak-lemak dan kerak-kerak di usus unutuk ikut turun... green fit ini akan berselancar di usus sepanjang 9-10 meter (6 kali tinggi badan kita).


Isi 15 sachet @ 15 gram.
Harga Konsumen : Rp.
280.000,-

Ada juga harga member .Lebih murah dooong !!!!
Tentunya syarat & ketentuan berlaku yaaaa !???
Berminat …..
Silakan inbox Fb :  ARIF Mhc
Sms : 08541738774 -089654767668 – 087717185308
What’sapp : 085225840100
Pin BB        : 29D2270C


Jumat, 28 Juni 2013

PEMBALUT & KANKER SERVIK




Tidak Semua Wanita Tahu Resiko Pemakaian Pembalut Biasa Yang Tidak Berkualitas !!!

Agar semakin yakin dgn pentingnya menggunakan pembalut KAPAS Ɣªήğ berkualitas, Ini lengkapnya yaaa: Kanker Serviks Jumat, 14/10/2011 | 10:51 WIB Biaya terapi bisa habiskan minimal Rp 60 juta belum termasuk biaya pasca pengobatan
SURABAYA- Kaum wanita saatnya lebih berhati-hati memilih pembalut.
Pasalnya, hasil riset WHO (Badan Kesehatan Dunia) penyebab utama kanker
mulut rahim (serviks) di Indonesia ternyata dari pembalut yang
berkualitas buruk. “Menurut WHO Indonesia merupakan negara
dengan penderita kanker mulut rahim nomor satu di dunia. Dan 62 persen
diakibatkan oleh penggunaan pembalut yang kurang berkualitas,” kata
Ketua Komunitas Perempuan Peduli Kanker Serviks (PPKS) Surabaya, dr
Aulia Sari, SpOG dihubungi, Kamis (13/10). Seperti diberitakan
sebelumnya, kanker serviks terus mengancam kaum perempuan. Setiap hari
sedikitnya ada 8 hingga 10 kasus baru kanker mulut rahim di RSU dr
Soetomo atau setiap tahun rata-rata ditemukan antara 300-350 orang
terkena kanker serviks. Bahkan dalam beberapa tahun terakhir kanker
serviks ditemukan pada usia muda.“Celakanya­ sekitar 60-80 persen
penderita yang datang ke rumah sakit sudah dalam kondisi stadium
lanjut,” kata Divisi Onkologi RSU dr Soetomo Dr Brahmana Askandar, SpOG
(K). Sari mengatakan, hampir semua wanita tidak pernah tahu
tentang pembalut yang biasa mereka beli dan pakai selama ini. Mereka
tidak pernah curiga dan tidak pernah mencoba merobek atau mengamati
bahan pembalut yang biasa mereka pakai. “Banyak wanita suka membeli
pembalut biasa yang ada di pasaran hanya memikirkan harga murah dan
cukup enak dipakai, tanpa mengetahui sedikitpun risiko kesehatan dari
pemakaian pembalut atau pantyliner biasa,” ujarnya. Menurut
dia, tak banyak wanita yang sadar sebanyak 107 bakteri per milimeter
persegi ditemukan di atas pembalut. “Kondisi inilah yang membuat
pembalut menjadi sumber sarang pertumbuhan bakteri merugikan, meski
pembalut biasa hanya dipakai selama 2 jam saja. Atau bayangkan banyaknya
bakteri pada permukaan seluas pembalut, jika pembalut dipakai lebih
dari 2 jam,” jelasnya. Itulah, kata Sari yang juga dokter
spesialis kandungan ini, kemungkinan seorang wanita dewasa terjangkit
infeksi vagina adalah 83%. Berarti dari 10 wanita ada 8 wanita yang
mengalami infeksi vagina yang 62 persennya disebabkan oleh pemakaian
pembalut biasa. “Tidak semua wanita tahu risiko pemakaian pembalut biasa,” katanya.
Pembalut wanita, katanya, termasuk klasifikasi produk konsumer cepat
saji dan produk sekali pakai. Karena itulah para produsen pembalut biasa
kerap mendaur ulang bahan sampah kertas bekas dan menjadikan sampah
kertas bekas ini menjadi bahan dasar untuk menghemat biaya produksi.
”Dalam proses daur ulang sampah kertas bekas ini, tentu banyak
menggunakan bahan-bahan kimia untuk proses pemutihan kembali,
menghilangkan bau sampah kertas bekas dan proses sterilisasi bakteri
yang terdapat pada sampah kertas bekas yang sangat berbahaya,” tuturnya.
Ketidaktahuan dan ketidakpedulian­ dari para wanita ini, kata Sari,
membuat jumlah penderita kanker serviks meningkat. “Isu tentang kanker
serviks makin hangat belakangan ini. Di Indonesia, setiap jam satu
perempuan meninggal karena kanker serviks. Dan penyakit ini juga tidak
melihat kondisi sosial, ekonomi, status, dan usia,” jelasnya. Biaya Pengobatan
Sementara itu, Dr Brahmana Askandar, SpOG (K) menambahkan, kesadaran
perempuan untuk melakukan deteksi dini membuat angka itu semakin tinggi.
“Mereka mungkin merasa takut, atau merasa tidak memiliki gejala-gejala
kanker serviks dan hanya menunggu, sehingga saat diketahui sudah stadium
lanjut,” tuturnya. Apalagi karena kanker serviks tidak menunjukkan
gejala khusus. Padahal ketika sudah memasuki stadium lanjut,
penderitanya harus menjalani serangkaian pengobatan yang tidak murah.
Padahal, dari banyak kasus yang terjadi, perempuan yang terkena umumnya
berada pada usia produktif (baik ibu rumah tangga maupun yang bekerja).
“Sebagai gambaran saja, biaya pengobatan dan terapi pra-kanker atau
kanker serviks (meliputi pembedahan atau pengangkatan rahim,
radioterapi, kemoterapi, kolposkopi, dan biopsi) akan menghabiskan
sekitar Rp 60 juta. Itu belum termasuk biaya pengobatan setelah
menjalani seluruh perawatan, dan biaya untuk konsultasi rutin setelah
lepas dari kanker,” terangnya. Jadi bisa dipastikan jika
terkena penyakit ini, dipastikan penderita terbelit biaya pengobatan
yang begitu besar, dan hal ini kerap menimbulkan beban bagi penderita
maupun keluarganya. “Makanya program penyuluhan ini diharapkan akan
lebih menggugah kesadaran para perempuan untuk segera melakukan tindakan
pencegahan kanker serviks. Karena setiap perempuan berisiko terkena
kanker serviks, tapi sebenarnya kanker serviks dapat dicegah,” jelas dr
Brahmana. Untuk mengetahui apakah kita memiliki bibit kanker
serviks, diperlukan pap smear lebih dari satu kali (setahun satu kali).
Pada pap smear pertama virus yang menginvasi rahim bisa jadi belum
terlihat. Setelah pemeriksaan kedua (tahun selanjutnya, RED) baru
terlihat jelas. “Karena itu pemeriksaan pap smear rutin perlu dilakukan
setiap tahun. Selain dengan pap smear, kanker serviks juga dapat dicegah
dengan vaksinasi yang saat ini sudah lebih terjangkau harganya,”
katanya.mla Cara Pengujian Kualitas Pembalut 1. Sobek produk pembalut anda, ambil bagian inti di dalamnya. 2. Ambil segelas air putih. Usahakan gunakan gelas transparan sehingga lebih jelas. 3. Ambil sebagian dari lembaran inti pembalut & celupkan ke dalam gelas, aduk dengan sumpit. 4. Lihat perubahan warna air.
5. Apakah produk tersebut utuh atau hancur seperti pulp. Jika hancur
dan airnya keruh, berarti anda menggunakan produk yang berkualitas buruk
dan banyak mengandung pemutih. 6.Anda akan temukan gulungan kertas dan bukan kapas
7. Dari produk yang berkualitas buruk ?tersebut mengandung dioksin yang
sering menyebabkan bagian intim organ kewanitaan selalu mengalami
banyak masalah, seperti keputihan, gatal-gatal, iritasi, juga pemicu
terjadinya kanker mulut rahim/serviks.

Semoga bermanfaat.